Fasad Tampilkan Akses Tradisional

Fasad Tampilkan Akses Tradisional

Fasad tampilkan akses tradisional rumah dengan beberapa tips yang akan dibahas pada artikel di bawah ini.

Dalam merancang desain fasad, jangan lupa perhitungkan fungsi dan tampilannya. Pahami pula cara merawatnya dan bagaimana perbaikannya. Jika semua telah Anda pikirkan dengan matang, fasad yang selaras satu sama lain akan enak dipandang.

Pilihlah juga gaya arsitektur untuk desain fasad rumah Anda nanti. Ya, ciri khas Anda akan terpancar melalu tampilan wajah hunian. Apabila Anda menyukai sesuatu yang tradisional, desain fasad bergaya etnik juga bisa menjadi pilihan.

 fasad tampilkan akses tradisional

Ragam etnik dari arsitektur tradisional Indonesia tergolong sangat kaya dan variatif. Fasad bergaya etnik tidak mesti menerapkan gaya etnik secara 100%.
Ciri khas suatu daerah yang kemudian disesuaikan dengan detail bangunan dirasa sudah cukup mewakili gaya etnik tertentu. Yap, di bawah ini merupakan cara untuk menampilkan gaya etnik pada desain fasad.

Cara Menampilkan Gaya Etnik Pada Desain Fasad

1. Unsur tradisional
Ambillah salah satu unsur dari daerah tertentu. Misalnya, Anda ingin menerapkan arsitektur Rumah Gadang pada hunian Anda. Penerapan tersebut tidak harus sesuai dengan detail Rumah Gadang.
Anda bisa mengambil ide tanduk pada Rumah Gadang tersebut. Kemudian, kombinasikan dengan gaya desain yang Anda pilih untuk bangunan rumah Anda. Hasilnya, akan unik, namun cantik.

2. Motif atau pola etnik
Konsepnya sama dengan langkah pertama. Bedanya adalah jika yang awal mengambil ide fisik seperti tanduk Rumah Gadang, yang kali ini adalah ambil motif atau pola etnik tertentu.
Misalnya, ambil motif batik atau ukiran khas Jawa. Anda bisa menggunakan motif atau ukiran tersebut di salah satu elemen fasad. Entah itu pada dinding atau bukaan seperti pintu. Tampilan wajah rumah pun memiliki cirinya tersendiri.

3. Karakter arsitektur tradisional
Masih senada dengan dua penerapan di atas, ambil karakter arsitektur tradisional. Contohnya, bangunan khas Bali yang senang menggunakan batu alam. Kombinasi relief batu atau bubungan atap akan menguatkan kesan etnik Bali.

Atau rumah Betawi yang memiliki teras terbuka sebagai ruang tamu. Atau bisa juga rumah tradisional khas Sumatra yang selalu menggunakan rumah panggung.

Sumber : tribunnews.com

Ingin bangun rumah di Jogja? atau Sekedar Konsultasi ?

EMKA Architect – Kontraktor di Jogja

Jl. Ki Mangun Sarkoro No 40B Yogyakarta

0274 543 242

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *