BISNIS KOST EKSKLUSIF MENGUNTUNGKAN

Bisnis kost merupakan suatu bisnis yang sangat menguntungkan. Bagaimana tidak, modal besar yang keluar hanya satu kali, seterusnya Anda bisa mendapatkan pemasukan setiap bulan atau tahun sesuai dengan peraturan biaya sewa yang dibuat.

Ada banyak keuntungan yang bisa didapatkan dari bisnis kostan diantaranya, yaitu

  1. Permintaan Rumah Kost yang Semakin Tinggi

Kebutuhan rumah kost selalu bertambah setiap saat karena target pasar seperti mahasiswa atau karyawan yang terus bertambah. Hal ini menyebabkan bisnis kost selalu ramai. Demi memaksimalkan keuntungan Anda, sebaiknya bangun kos kosan di sekitar kampus atau perkantoran.

  1. Memberikan Penghasilan Rutin

Selain rutin, Anda akan mendapatkan penghasilan untuk jangka panjang mengingat kebutuhan yang semakin meningkat. Setiap kost memiliki peraturan jangka waktu pembayaran sewa kost yang dibebankan kepada penyewa biasanya setiap bulan atau tidak tahunan. Selama penyewa masih tinggal di kost Anda.

  1. Pengelolaan Relatif Mudah

Hal yang repot dalam menjalankan bisnis kost hanya terjadi saat awal seperti menyiapkan kamar-kamar kost, fasilitas, asisten rumah tangga serta petugas keamanan.

Berikut ini perhitungan laba dari bisnis kost-kostan, yaitu

Bila Anda memulai bisnis kos-kosan dari 0, maka laba baru akan Anda peroleh setidaknya setelah bisnis ini berjalan selama empat tahun. Mungkin di tiga tahun pertama keuntungan yang Anda dapatkan baru hanya sebatas menutupi modal awal Anda, tapi yakinlah di tahun ke-empat dan tahun-tahun selanjutnya Anda akan merasakan nikmatnya bisnis kost-kostan ini. Mengapa sampai demikian?

Coba Anda amati perhitungan laba bisnis kost-kostan untuk 10 kamar dalam waktu 1 tahun berikut ini.

Biaya pembangunan rumah

Misalnya Rp.3.200.000/m2

Jadi, 50m2 x 10 x Rp.3.200.000 = Rp.1.600.000.000

Biaya untuk perlengkapan

Tempat tidur dan kasur : 10 x Rp.700.000 = Rp.7.000.000

Lemari                            : 10 x Rp.300.000 = Rp.3.000.000

Kursi dan meja belajar   : 10 x Rp.150.000 = Rp.1.500.000

Jumlah total                                                 = Rp.11.500.000

Biaya penjaga keamanan dan asisten rumah tangga (cuci, setrika, dan bersih-bersih)

1 bulan : Rp.3.000.000

1 tahun : Rp.3.000.000 x 12 = Rp.36.000.000

Biaya PBB, sampah, listrik, air, telepon

1 bulan : Rp.1.500.000

1 tahun : Rp.18.000.000

Biaya memperbaiki kerusakan peralatan

Dalam 1 tahun kita perkirakan terjadi kerusakan sebanyak Rp.1.000.000

Biaya perawatan

Dalam 1 tahun kita perkirakan sebanyak Rp.1.000.000

Jadi, jumlah modal awal yang Anda keluarkan selama 1 tahun pertama adalah,

(biaya pembangunan rumah + biaya perlengkapan kamar + biaya penjaga keamanan dan asisten rumah tangga + biaya PBB, listrik, air dan telepon + biaya perawatan + biaya perbaikan)

Rp.1.600.000.000 + Rp.11.500.000 + Rp.36.000.000 + Rp.18.000.000 + Rp.1.000.000 + Rp.1.000.000 = Rp.1.667.500.000

Sementara, pendapatan di tahun pertama,

Misalnya biaya sewa per bulan Rp.3.000.000/peyewa

Berarti, Rp.3.000.000 x 10 = Rp.30.000.000

1 tahun = Rp.30.000.000 x 12 = Rp.360.000.000

Berarti lama bisnis ini berjalan hingga menghasilkan laba adalah,

Modal awal (dibagi) laba 1 tahun

Rp.1.667.500.000 : Rp.360.000.000 = 4

Artinya, modal akan kembali selama empat tahun pertama.